Jumat, 25 November 2011

mio jadi trail

Simsalabim! Mio Berubah Jadi Trail

Gambar
Mio Trail Mukti
“Motor trail lewih penak ditumpai,” sahut Mukti, seorang modifikator asal Purwokerto, Jawa Tengah yang ikut memamerkan hasil karyanya di Jambore MX Rider di Bandung, Jawa Barat kepada detikoto, akhir pekan lalu. Artinya, motor trail lebih enak untuk dikendarai. Itulah alasan ia memodifikasi motor Yamaha Mio Soul 2008 miliknya.

Mukti memang penggila trail. Demi memenuhi hasratnya, ia tak sayang mengirim Mio Soul yang nyata-nyata 100% matic ke rumah modifikasi Internusa yang beralamat di Jl. Beringin Blok DI/221 Perum Berkoh Indah, Purwokerto, Jawa Tengah. Satu permintaannya adalah, ubahlah Mio itu menjadi absolute trail.

Walhasil, Mukti pemilik rumah modifikasi harus putar otak untuk mengubah tampilan Mio Soul. Bagian pertama yang dirombak adalah sasis. Sasis baru dibuat sendiri, baik desain maupun proses pengerjaannya. Semua dilakukan secara body hand made.

Sasaran selanjutnya adalah stang. Stang lama dicopot digantikan stang SSR tipe fade barr. Pemilihannya untuk memperkuat daya handling di saat si Mio Trail nnatinya bermanuver di-track yang telah disiapkan. Selanjutnya, bagian shock breker depan pun tak luput dari penggantian, kali ini Mukti menggunakan jenis trail mengikuti konsep trail.

Sementara pada pada bagian kaki depan, Mukti menggunakan pelek ring 17 yamaha F1ZR yang lantas dibalut dengan ban tahu merek swallow ukuran 100/70. Sedangkan untuk masalah pengereman depan, ia masih mempercayakan rem asli kepunyaan Yamaha Mio Soul.

Bergerak ke belakang, Muktu juga merombak shock breker belakang. Kali ini, ia gunakan per motor vespa dengan merubah bentuk leher mengikuti konsep trail, dan ditambah plat besi pada sisi kanan sebagai stabilizer untuk menstabilkan kemampuan motor Mio jika digunakan di-track.

Sebagai tambahan, pada sesi kaki belakang menggunakan ring 14 Yamaha Mio dan dibungkus dengan ban tahu merek swallow ukuran 90/100 dengan mempertahankan rem tromol asli bawaan Mio.

Untuk selanjutnya karburator mio soul yang berukuran 24 mm ia ganti dengan ukuran 28 mm. “Itu saja tidak cukup, performa mesin motor mio yang tergolong kecil juga menjadi kendala di saat melakukan atraksi, dan itu harus diperhitungkan,” kata Mukti. Untuk itu, kapasitas mesin sepeda motor Mio ia bore up menjadi 150 cc.

Hasilnya lumayan, ditambah lagi dengan knalpot hand made hasil kerjanya dipasangkan pada impossible matic agar suara menjadi lebih sangar pada saat di tunggangi. Ayah dua anak ini mengakui tidak ada kesulitan dalam pengerjaannya. Waktu selama 2 minggu proses pengerjaan sudah terlalu lama baginya. ( tbs / tbs

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar