Tampilkan postingan dengan label Knalpot. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Knalpot. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 November 2011

KNALPOT RACING MOTOR 4-TAK

Kali ini kita akan membahas tentang bagaimana membuat sebuah sistem pembuangan yang Mak Nyusss waktu motor di gas polll…!!!
Knalpot Drag
Knalpot Drag
Kalo baca bukunya Pakdhe Graham Bell yang bukan bel klakson itu, halah, berarti kita sudah sampe chapter 9 yang ngebahas mengenai exhaust system, alias sistem gas buang. Lha bab 1,2,3 nya kemana…? hehehe… sabar my friends… kan kita masih bertemu bertahun-tahun ke depan. Amin amin…
Dalam kasus knalpot racing, hati-hati, penampilan bisa menipu, dan membawa kita jauh dari  POWER! Yang ada motor emang malah jadi keren tapi larinya gak seberapa kencang -alias gak sepiro’o banter- hehehe…
Mungkin saja suatu knalpot bisa secara kasat mata kueren abis, dibuat dari bahan stainless stell, atau dilapis krom yang ampe bisa dibuat ngaca, bentuk lekukannya indah bin bahenol, tapi apapun itu knalpot adalah tetap bongkahan pipa yang menyalurkan gas panas dari silinder. Gimana balap mau murah, lu knalpot aja beli yang mahalan, hehehehe…
Yup! Seperti komponen lainnya pada mesin balap, knalpot tidak bisa dianggap sebagai suatu part yang berdiri sendiri. Ingat knalpot adalah sistem pembuangan, namanya suatu sistem pasti terhubung, dipengaruhi, serta mempengaruhi area-area lainnya, jadi pemahaman kita harus dimulai, knalpot adalah suatu bagian atas keseluruhan mesin.
Tujuan knalpot adalah membuang semua gas sisa pembakaran di dalam silinder. Pada mesin motor drag ,knalpot diseting sedemikian hingga momentum gas sisa pembakaran dan gelombang tekanan membantu menyeruput gas bersih di intake porting masuk ke dalam silinder, mateb gak tuh! Sehingga efisiensi volumetrik meningkat, opo maneh iku efisiensi volumetrik, hehehhehehe… Bahkan bisa mencapai diatas 100 %. Proses overlaping yang lebar pada noken as racing dan kekuatan langkah hisap memungkinkan semua ini terjadi.
Jadi apa yang mempengaruhi dan dipengaruhi knalpot : Kapasitas silinder, durasi noken as, porting. Hmmm…
INERTIA TUNING
Tidak ada sihir dalam membuat mesin balap,pengukuran yang teliti,  perhitungan yang tepat dan sentuhan tangan dalam men-setting mesin adalah suatu hal yang mutlak.
Disadari atau tidak, gas sisa pembakaran memiliki bobot, jadi sekali kita membuat gas bergulir maka ini akan berlanjut bahkan hingga setelah klep buang menutup. Ketika kecepatan bertambah, waktu untuk mesin membuang gas sisa pembakaran akan semakin singkat, disini dibutuhkan aksi hisapan dari knalpot untuk membantu mengosongkan silinder dengan cepat.
Knalpot AHAU pada Jupiter Z
Knalpot AHAU pada Jupiter Z
ACOUSTICAL TUNING
Gas buang bergerak dengan pulsa tertentu, bukan im3 seperti no saya, dan kalo kehabisan gak tau isi ulang dimana tu pulsa gas buang hehehe… Hush! Bentuk dasar leher knalpot-lah yang menyebabkan munculnya inersia gas buang, sekarang kita harus bisa menentukan panjang pipa serta diameter dalam pipa. Ini adalah point penting dimana akustikal tuning -tuning tu bahasa jowone opo to- berperan. Exhaust gas dimuntahkan dari mesin tuh dengan kecepatan sekitar 100 meter per detik (kok gak ditilang polisi yo banter2 ngunu) hehehehe… tapi gelombang di dalam pipa knalpot mampu menyebabkan kecepatan bertamabah hingga 500 m/s. Nah disinilah poin desain knalpot bagaimana meningkatkan kemampuan cylinder scavenging dan meningkatkan cylinder filling dengan campuran bahan bakar+udara segar.
Setelah busi meledakkan bahan bakar, tak lama kemudian terjadi langkah usaha, namun ditengah enaknya langkah usaha, klep buang mulai terangkat dan buussszzz gas terhisap menuju sistem pembuangan, terciptalah gelombang tekanan yang bergulung dengan kecepatan tinggi menuju ujung pipa. Setelah gas terbuang di atmosfer, gelombang positif berbalik dan menciptakan tekanan negatif -hisapan- yang mundur melalui knalpot masuk ke dalam silinder. Coba dengerin motor balap yang punya kompresi tinggi dan durasi noken as tinggi, akustikal tuning-nya semakin jelas, knalpot bunyinya rock n roll banget, Dang dang dang dang dang!!! Patah-patah kan bunyinya, telmi, alias gak nyambung… mirip suara senapan mesin begitu hehehehe…
Knalpot Murmer Made In R.A.T
Ayo Belajar bikin knalpot sendiri :)
Bagaimana menentukan perhitungan Diameter knalpot serta panjangnya… Tunggu ya bos-bos semua heheheheh… atau jangan-jangan udah pada tahu… Kira2 perlu ditulis po ra yo… :) Nanti pada order knalpot aneh-aneh ke tukang knalpot kalo habis sampean baca, hehehhe…
New smooth curve header design
New smooth curve header design
MUFFLER DESIGN
MUFFLER DESIGN
R.A.T motorsport :: House Of Performance ::

Cara Mudah Merawat Knalpot Motor

Perawatan knalpot penting dilakukan. Karena, tak hanya mendukung penampilan, knalpot juga mampu membuat nyaman pemotor lain...
Knalpot motor racing/ Foto-foto: IstimewaKnalpot motor racing/ Foto-foto: Istimewa
Apa jadinya jika sepeda motor tanpa knalpot atau ada knalpot tapi suaranya sangat bising? Tentu sang biker akan mendapat caci maki dari pengguna jalan lain. Oleh karena itu, perlu perawatan sehingga suara knalpot tidak memekakkan telinga orang lain. 
Sebagai tempat penyalur gas sisa pembakaran, knalpot juga berfungsi untuk mendukung tampilan motor. Oleh karena itu, piranti ini juga memerlukan perawatan. Karena, knalpot sangat rawan berkarat dan bocor sehingga menghasilkan suara lebih berisik atau keras yang mengikuti perputaran mesin.
Selain usia motor, karat pada knalpot terjadi karena perbedaan suhu di dalam dan di luar pipa knalpot. Jika di daerah pantai, karena kandungan garam cukup tinggi di udara sekitar, maka kotoran yang menempel akan lumer dan mudah menimbulkan korosi.
Yang paling mudah terlihat adalah di bagian leher knalpot. Beberapa hal di bawah ini mungkin bisa membantu mengatasi masalah tersebut:
Knalpot Original
Berbagai jenis knalpotBerbagai jenis knalpotUntuk knalpot orisinil atau standar 4-tak cenderung kering, maka panas yang dihasilkan bisa menyebabkan karat. Disarankan, memanaskan mesin jangan terlalu lama karena bisa membuat knalpot jadi kuning. Lalu, berikan oli secukupnya ke dalam lubang knalpot dua bulan sekali.
Jika sudah berkarat, segera bersihkan kotoran yang menempel di knalpot dengan kain atau sikat kawat. Atau dengan cara mengoleskan oli bekas pada leher knalpot, lalu hidupkan mesin cukup dua menit agar oli menyerap. Lama-kelamaan kotoran akan mengelupas seiring mengeringnya oli yang kepanasan.
Jangan kaget, bila timbul asap akibat pelumas yang diolesi menguap lantaran terkena panas. Untuk menghindari karat datang lagi, bisa disemprot anti-karat dan sehabis mencuci sebaiknya segera dikeringkan atau sewaktu hujan cepat dibilas dengan air bersih.
Knalpot Racing
Buat yang memasang knalpot racing, baik itu model chrome dan berbahan pelat, dibutuhkan perawatan khusus. Karena, tanpa disadari produk aftermarket itu lebih cepat menguning atau berkarat ketimbang knalpot original.
Oleh karenanya, sebelum dipasang sebaiknya dioleskan oli bekas dulu agar umur lebih panjang. Oleskan pelumas bekas tersebut dengan kain di bagian leher knalpot. Setelah itu, lanjutkan dengan memasang knalpot. Lalu, hidupkan mesin selama dua menit, dan oli akan menguap akibat panas.
Inilah perawatan knalpot yang terbilang sederhana dan mudah dilakukan...selamat mencoba!